Sisa Pertanaman
Salah satu usaha untuk mempertahankan produktivitas lahan terutama lahan kering adalah dengan mempertahankan bahan organik tanah. Sejak menggunakan pupuk kimia, banyak dilupakan penggunaan pupuk organik atau bahkan sebagian besar sisa tanaman diangkut ke luar atau dibakar karena ingin melihat lahannya tetap bersih. Keadaan ini merugikan karena kunci untuk dapat mempertahankan produktivitas lahan adalah mempertahankan kadar bahan organik tanah disamping mencegah erosi.
Sumber asli bahan organik adalah jaringan tumbuhan. Daun, ranting, cabang, batang dan akar tumbuhan di alam menyediakan bahan organik setiap tahunnya. Bahan tersebut akan mengalami dekomposisi dan menjadi satu dengan tanah yang disebut humus tanah. Sisa tanaman tersebut selain merupakan sumber utama bahan pangan bagi berbagai jenis jasad renik, juga untuk mempertahankan dan meningkatkan produktivitas tanah.
Bahan organik tanah akan mempengaruhi sifat fisik dan kimia tanah a.l.
- Meningkatkan granulasi tanah sehingga akan memperbaiki struktur tanah
- Meningkatkan kemampuan tanah menahan air
- Mencegah cepatnya pemadatan tanah
- Meningkatkan kapasitas jerapan tanah, karena 30-90% dari tenaga jerapan suatu tanah berasal dari bahan organik tanah, sehingga meningkatkan ketersediaan hara tanah
- Bahan organik juga merupakan sumber hara tanaman.
- Pembenaman bahan hijau sisa tanaman
- Penebaran sisa tanaman sebagai mulsa di permukaan tanah.
- Melindungi tanah dari pukulan hujan sehingga tanah tidak Iekas memadat.
- Memperlambat laju aliran permukaan sehingga dapat mengurangi erosi dan
- Bahan mulsa yang melapuk merupakan media yang baik bagi peningkatan aktivitas biologi tanah
Tanaman legume penutup tanah sangat baik untuk rehabilitasi lahan kritis karena berfungsi (1) melindungimpermukaan tanah dari pengaruh hujan, sehingga menghurangi erosi, (2) memperbaiki dan mempertahankann sifat fisika dan kimia tanah, (3) mengurangi penguapan dan kehilangan bahan organik, dan (4) mengendalikan gulma.
Note: only a member of this blog may post a comment.