Pemilihan tanaMan penutup untuk rehabilitasi lahan didasarkan pada fungsinya, yakni:
- Menghasilkan bahan hijauan berjumlah banyak dan becrkadar N tinggi (2-6%), sehingga dalam waktu pendek dapat terjadi dekomposi dan dapat meningkatkan kadar bahan organik tanah
- Meningkatkan aktivitas biologi tanah yang langsung memperbaiki struktur dan aerasi tanah
- Melindungi tanah dari daya rusak air hujan yang menimbulkan erosi ; dan
- Dapat mengikat unsur N dari udara sehingga keperluan akan pupuk sintesis seperti urea dapat ditekan.
Untuk tanah gundul atau hampir gundul tanah hanya perlu diolah dalam jalur selebar 20 cm dengan jarak antar jalur 1 m. Biji Centrocema disebar dalam baris, dennga diberi pupuk TSP sebanyak 50 kg/ha Biji Centrocema diperlukan sekitar 15 kg/ha.
Untuk lahan yang ditumbuhi alang-alang dua minggu sebelum dilakukan pengolahan tanah perlu dilakukan penyemprotan dengan herbisida Roundup atau Dewpont. Sesudah tanaman penutup tanah berumur satu tahun biasanya telah terbentuk serasah yang cukup tebal sehingga lahan sudah siap untuk ditanami kembali. Tanaman penutup tersebut kemudian dibabat sampai di permukaan tanah, kemudian ditebar di permukaan lahan sebagai mulsa. Pembakaran terhadap sisa penutup tanah yang telah kering mengakibatkan usaha rehabilitasi yang telah dilakukan menjadi sia-sia.
Sebagaimana diketahui pembakalan mengakibatkan berbagai kerugian e hasa N cepat menguap pupuk K meskipun cepat tersedia tetapi juga terganggunya aktivitas biologi sehingga pembentukan struktur lan2 nbal pula.
#Tanaman mucuna (Leguminosa pansan)
Mucuna sp atau tanaman Koro benguk (Jawa) dapat digunakan sebagai tanaman yang dapat menghasilkan biji berprotein tinggi dan dapat memainkan fungsi rehabilitasi lahan secara khusus. Biji Mucuna dapat dibuat tempe atau setelah direbus selama 24 jam akan dapat pula dicampur dengan ubikayu untuk meningkatkan gizi ubikayu.
Beberapa keuntungan rehabilitasi Iahan tidur dengan tanaman penutup tanah seperti Centrocema dan Mucuna antara lain adalah:
- Disamping menghasilkan biji, daun tanaman Mucuna menghilangkan racun HCN yang cukup tinggi sehingga tidak disukai ternak. Mengurangi gangguan pencurian oleh pencari rumput dapat diatasi dan penyediaan bahan organik tanah dengan tanaman ini Iebih terjamin
- Mucuna juga sangat cepat pertumbuhannya dan dapat beradaptasi pada berbagai jenis tanah seperti tanah-tanah berkapur (Alfisol) atau pada tanah masam Podsolik.
- Pertumbuhan Mucuna pada lahan tandus jauh Iebih baik dibandingkan dengan jenis Ieguminosa lain seperti komak (Dolichus lablab), dan kacang tunggak.
#Pelaksanaan rehabiltasi lahan dengan Mucuna dapat dilaksakan sbb.
Persiapkan biji benih Mucuna yang daya tumbuhnya baik. Pada tanah yang akan direhabilitasi dilakukan pengolahan tanah pada permulaan musim hujan; bila hujan telah cukup penanaman biji dilakukan dengan cara ditugal. Dapat digunakan jarak tanam 20t x 20 cm setiap lubang tanam ditanam dua benih. Dilakukan pemupukan awal dengan TSP sebanyak 25 ton/ha dan setelah berumur dua hulan biasanya tanaman Mucuna sudah tampak subur. Tanaman tersebut perlu dibiarkan selama 8 bulan sementara biji yang dihasilkan dapat dipanen. Pada umur tanaman 8 bulan Mucuna dibabat, dan bahan hijauan sebagai mulsa atau dibenamkan ke dalam tanah sewaktu pengolahan tanah.
Note: only a member of this blog may post a comment.